Kamis, 09 Oktober 2014

MAKNA KEADILAN



Ketika kita memiliki pohon mawar yang kecil, kemudian kita melihat pohon mawar tetangga yang memiliki banyak bunga dan besar. Seringkali kita mengatakan, "Tuhan tidak adil!"
Nyatanya, bukan Tuhan yang tidak adil, kita yang tidak pandai mengadili kehidupan. Bunga mawar kita memang kecil tapi coba lihat, ia bersanding dengan mawar yang lain, yang memiliki warna-warna indah di sekelilingnya. Jika mawar kita belum indah, maka memanglah belum waktunya ia memamerkan kelopak menawannya. Ia masih mencoba tumbuh untuk lebih indah dari yang lainnya, ia mencoba mengatasi ujian demi ujian untuk menjadi mawar yang sangat cantik.

Lihatlah... betapa kita lebih dari seringkali hanya melihat dari satu sisi visual saja, padahal kita tidak dibatasi dengan ni'mat sekecil itu, kita masih memiliki logika yang berguna untuk menimbang-nimbang. Namun kita selalu melupakan anugerah besar yang berada di kepala kita itu.
Sungguh, kitalah yang tidak bisa bersyukur atas apa yang telah kita miliki, bukan Tuhan kurang memberi.

Mari kita renungkan satu firman Allah dalam surah Ibrahim ayat 7 :
 وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖوَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mema`lumkan: "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni`mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni`mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".

Mari kita ingat-ingat juga kasih sayang Allah dengan ayat 21 Surah Ar-Rahman :

فَبِأَيِّ آلَاءِ رَبِّكُمَا تُكَذِّبَانِ
"Maka ni`mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?"

Kita manusia memang tak luput dari salah, namun marilah kita berusaha menjadi seorang hamba yang penuh dengan ketau-dirian yang tak akan pernah mengingkari segunung kasih sayang Allah. Kita mampu selagi kita mau menyadari kemudian merubah kelalaian kita. Wallahu a'lam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar